Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Cicipi Empek-Empek Udang “Yuk Sum”, Noni Hidayat Arsani Dorong Belo Laut Jadi Destinasi Oleh-Oleh Unggulan
BANGKA BARAT — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, melanjutkan rangkaian kunjungannya di Kabupaten Bangka Barat, dengan menyambangi sentra produksi kuliner khas di Belo Laut, Muntok, Selasa (21/4/2026).
Kunjungan itu, dilakukan usai pengukuhan Evi Astura Markus, sebagai Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Bangka Barat, periode 2025–2030.
Dalam kesempatan itu, Evi mengajak Noni meninjau proses produksi sekaligus mencicipi empek-empek udang khas Belo Laut produksi “Yuk Sum”.
Setelah melihat proses produksi dan mencicipi empek-empek "Yuk Sum" Noni mengaku terkesan dengan kualitas produk UMKM tersebut, terutama dari segi rasa dan tekstur.
“Empek-empek Yuk Sum ini enak, udangnya terasa dan kualitasnya sangat baik,” ujar Noni.
Menurutnya, produk UMKM tersebut tidak hanya diminati pasar lokal, tetapi juga telah menjangkau pasar internasional.
Noni menyebut, masyarakat Babel yang bermukim di luar negeri kerap membawa produk ini sebagai oleh-oleh, khususnya saat momentum tradisi Ceng Beng.
“Produk ini sudah go internasional. Banyak masyarakat kita yang tinggal di luar negeri membawa oleh-oleh ini saat kembali,” katanya.
Noni menilai, kualitas produk tersebut memiliki daya saing tinggi dan berpotensi menjadi ikon kuliner daerah. Ia pun mendorong penguatan promosi agar produk serupa semakin dikenal luas.
Lebih jauh, ia mengajak wisatawan yang berkunjung ke Muntok untuk menyempatkan diri singgah di Belo Laut sebagai pusat oleh-oleh khas setempat.
“Kalau berkunjung ke Muntok, jangan lupa mampir ke sini dan membeli oleh-oleh khas Belo Laut,” tukasnya.
Untuk diketahui, usaha “Yuk Sum” merupakan binaan UP2K PKK, Dinas Tenaga Kerja, serta Dinas Koperasi dan UKM. Selain empek-empek udang, "Yuk Sum" juga memproduksi kemplang dan kerupuk dengan merek yang sama.
Untuk diketahui pula, Belo Laut selama ini dikenal sebagai sentra produksi empek-empek udang di Bangka Barat, dengan produk yang tidak hanya diminati masyarakat lokal, tetapi juga telah merambah pasar yang lebih luas.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: LulusEditor: Yudhistira Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaBunda Noni Hidayat Arsani Kukuhkan Ketua FORIKAN dan Bunda Literasi Bangka Barat, Perkuat SDM Sehat dan Cerdas
MENTOK — Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (FORIKAN) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang juga menjabat sebagai Bunda Literasi Provinsi, Noni Hidayat Arsani, secara resmi mengukuhkan Evi Astura Markus sebagai Ketua Forikan Kabupaten Bangka Barat 2025–2030, sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Bangka Barat 2026–2030.
Dalam sambutannya, Noni Hidayat Arsani menegaskan, kedua momen pengukuhan tersebut memiliki peran strategis dalam membentuk masyarakat yang cerdas, sehat, dan berdaya saing. FORIKAN hadir untuk mengajak masyarakat gemar mengonsumsi ikan guna meningkatkan gizi, serta menciptakan generasi yang sehat dan kuat.
“FORIKAN hadir untuk mengajak masyarakat gemar makan ikan, meningkatkan gizi, dan menciptakan generasi yang sehat dan kuat,” ujar Noni pada prosesi pengukuhan yang berlangsung khidmat, di Grha Aparatur, Pemkab Babar, pada Selasa (21/4/2026).
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya peran Bunda Literasi sebagai figur teladan dalam menanamkan kecintaan membaca, dan menulis sejak dini. Menurutnya, literasi menjadi fondasi utama dalam membangun karakter dan wawasan anak-anak agar siap menghadapi tantangan masa depan.
“Bunda Literasi adalah sosok tuntunan dalam menanamkan kecintaan membaca dan menulis sejak dini,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Noni turut menyampaikan ucapan selamat kepada Evi Astura Markus, sekaligus menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Babel siap berkolaborasi dalam mendukung program-program yang dijalankan.
Sebelumnya, Evi Astura Markus telah aktif melakukan berbagai kegiatan, di antaranya membagikan makanan olahan berbahan dasar ikan ke sejumlah PAUD. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui pemanfaatan hasil perikanan laut Babel yang melimpah.
Di sisi lain, ia juga mendorong penguatan literasi sejak usia dini dengan menanamkan budaya gemar membaca sebagai fondasi generasi yang cerdas. Evi menyampaikan, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus dalam sambutannya menegaskan, penguatan literasi dan peningkatan konsumsi ikan merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas di daerah.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: LulusEditor: Rangga Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPages
- « first
- ‹ previous
- 1
- 2
- 3
